<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Metro Buana News</title>
	<atom:link href="https://www.metrobuana-news.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.metrobuana-news.com</link>
	<description>Terpercaya, Independen dan Aktual</description>
	<lastBuildDate>Mon, 08 Jun 2026 06:24:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.metrobuana-news.com/wp-content/uploads/2024/12/favicon-1-150x150.png</url>
	<title>Metro Buana News</title>
	<link>https://www.metrobuana-news.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>One Milion Worship Menggema di Rote Ndao, Ribuan Warga Berdoa Bagi Masa Depan Bangsa</title>
		<link>https://www.metrobuana-news.com/one-milion-worship-menggema-di-rote-ndao-ribuan-warga-berdoa-bagi-masa-depan-bangsa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 06:24:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.metrobuana-news.com/?p=3782</guid>

					<description><![CDATA[Rote Ndao, NTT Yayasan Karpet Keajaiban Indonesia berkolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menggelar doa bersama satu juta penyembahan atau One Milion Worship untuk Indonesia di halaman rumah jabatan Bupati Rote Ndao, Minggu (7/6/2026) Kegiatan One Million Worship ini menjadi bukti bahwa ketika kekuatan dunia tampak melemah, kekuatan rohani justru bangkit, di seluruh Provinsi Nusa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1">Rote Ndao, NTT</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Yayasan Karpet Keajaiban Indonesia berkolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menggelar doa bersama satu juta penyembahan atau One Milion Worship untuk Indonesia di halaman rumah jabatan Bupati Rote Ndao, Minggu (7/6/2026)</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kegiatan One Million Worship ini menjadi bukti bahwa ketika kekuatan dunia tampak melemah, kekuatan rohani justru bangkit, di seluruh Provinsi Nusa Tenggara Timur, doa yang sama terpanjat di 5 titik strategis. Rote Ndao, Kota Kupang, Atambua, Alor dan Sumba Timur.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Gerakan ini juga dilaksanakan di 200 titik yang tersebar di 38 provinsi di seluruh Indonesia.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pembicara pada kegiatan tersebut, Rolis Firman, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap Bangsa Indonesia yang sedang tidak baik-baik saja saat ini.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Yang mendasar dari kegiatan ini yaitu acara satu juta penyembahan buat Tuhan, untuk membawa bangsa Indonesia di hadapan Tuhan adalah karena kita melihat kondisi bangsa hari-hari ini yang bisa dibilang tidak jelas, kemudian kita melihat bahwa kurs dollar sudah mencapai Rp 18.000, bahkan ada banyak hal yang lain, kondisi dunia juga perang, harga-harga semua naik yang berdampak pada perekonomian tidak tentu, belum lagi masalah pangan, masalah kemiskinan, masalah ekonomi, dan masalah-masalah yang lain&#8221; ungkap Rolis.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Rolis juga menjelaskan bahwa, terpilihnya Rote menjadi salah satu tempat digelarnya kegiatan tersebut karena Rote merupakan pulau terselatan Indonesia yang memiliki peran penting untuk Bangsa Indonesia.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Kita tahu bersama bahwa, Rote ini bagian paling selatan dari pada Indonesia, artinya bahwa Rote memegang peranan yang sangat penting. Kita tahu bahwa Rote ini juga memegang perjanjian yang banyak sekali, janji akan lawatan, khususnya NTT, kita tahu bahwa di NTT pernah terjadi mukjizat yang luar biasa, NTT juga adalah kantung kristen, jadi di tempat ini, sebagai orang kristen, kita harus bersatu, bergandengan tangan dan berdoa bagi bangsa kita&#8221; jelas Rolis.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Lebih lanjut dijelaskan bahwa, kegiatan tersebut juga diikuti oleh oikumene dari berbagai denominasi gereja di Kabupaten Rote Ndao.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Puji Tuhan, karena ini momennya Tuhan maka semua gereja-gereja ikut, dari semua denominasi, ini merupakan sebuah oikumene yang besar. Saya percaya, pada waktu gereja-gereja bersatu maka pemulihan, lawatan pasti terjadi bagi bangsa kita&#8221; jelas Rolis.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Rolis berharap, kegiatan tersebut terus dilakukan demi kebaikan Bangsa Indonesia, ia mengajak seluruh umat Kristen di Indonesia, khususnya kabupaten Rote Ndao untuk terus menaikan doa kepada Tuhan untuk Bangsa Indonesia tercinta.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Saya berharap kita tidak berhenti disini, ini menjadi titik awal bulan akhir. Saya berharap, kita sebagai orang percaya semakin sering menaikan doa, karena Firman Tuhan berkata &#8220;Ketuklah maka pintu akan dibukakan bagimu&#8221; dan saya berharap mulai hari ini, setiap hari&#8221; jelas Rolis</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;kita sebagai gereja-gereja, sebagai orang percaya, kita berdoa dan ketuk terus, maka saya percaya janji Tuhan akan lawatan terbesar untuk Indonesia pasti terjadi. Karena jika Tuhan sudah melawat, Tuhan pasti memulihkan aspek ekonomi, aspek keluarga, aspek pendidikan, aspek pemerintahan, semua aspek pasti dipulihkan&#8221; tambahnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, menjelaskan bahwa, suatu kehormatan besar terpilihnya Rote Ndao sebagai salah satu kabupaten yang kemudian mendoakan bangsa Indonesia secara keseluruhan buat pemerintah, buat kondisi ekonomi, buat NTT, dan juga Rote Ndao. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Oleh karena itu tadi kita mengundang seluruh denominasi gereja, seluruh hamba Tuhan, ada juga yang datang dari Jakarta, dari Bekasi, dan lain-lain untuk kemudian kita sama-sama menaikkan doa kepada Tuhan, kita minta supaya Indonesia dilindungi dari krisis, Indonesia secara ekonomi bisa tetap aman dan tidak terjadi peristiwa-peristiwa seperti kejadian 1998&#8221; jelas Paulus.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Paulus menekankan bahwa, kondisi ekonomi Indonesia hingga saat ini<span class="Apple-converted-space">  </span>sebenarnya dari sisi lajur pertumbuhan ekonomi masih jauh lebih baik. Tidak hanya itu, belanja dalam negeri, domestik juga baik. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Oleh karena itu kita berharap dengan kita menaikan doa, kita meminta pertolongan dari Tuhan, mudah-mudahan bangsa kita terhindarkan dari krisis-krisis ekonomi atau krisis lainnya yang kemudian bisa menimbulkan multi potensi krisis di berbagai sektor&#8221; pungkas Paulus.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hadir dalam kegiatan tersebut terdapat berbagai denominasi gereja seperti GMIT, GBI, GBIS, GSJA, GPdI, GMI, GPPS, GKII, dan gereja-gereja lain. Hal tersebut menunjukkan bahwa ada harmoni di antara masyarakat dengan gereja dan gereja-gereja dari berbagai denominasi bisa bersatu untuk mendoakan bangsa ini.</span></p>
<p>Penulis : Roman Malelak</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aneh! Kasus Pupuk Subsidi di Rote Sudah Ada Tersangka, Polisi Malah Paksa Mediasi</title>
		<link>https://www.metrobuana-news.com/aneh-kasus-pupuk-subsidi-di-rote-sudah-ada-tersangka-polisi-malah-paksa-mediasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jun 2026 13:06:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.metrobuana-news.com/?p=3778</guid>

					<description><![CDATA[Rote Ndao, NTT Langkah janggal terjadi dalam penanganan kasus dugaan penggelapan pupuk bersubsidi untuk Kelompok Tani Oedai, Desa Oelua, Kecamatan Loaholu. Padahal kasus ini sudah memiliki status hukum jelas dengan penetapan tersangka sejak tahun 2022, namun kini Polres Rote Ndao justru berupaya keras memaksa penyelesaian lewat jalur damai atau mediasi. Langkah ini ditolak mentah-mentah oleh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1">Rote Ndao, NTT</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Langkah janggal terjadi dalam penanganan kasus dugaan penggelapan pupuk bersubsidi untuk Kelompok Tani Oedai, Desa Oelua, Kecamatan Loaholu. Padahal kasus ini sudah memiliki status hukum jelas dengan penetapan tersangka sejak tahun 2022, namun kini Polres Rote Ndao justru berupaya keras memaksa penyelesaian lewat jalur damai atau mediasi. Langkah ini ditolak mentah-mentah oleh pelapor yang bersikeras perkara harus dilanjutkan ke pengadilan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Peristiwa dugaan tindak pidana ini berlangsung sekitar tahun 2018 hingga 2021. Berdasarkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) Nomor: B/362/VIII/2022/Reskrim, Polres Rote Ndao secara resmi telah menetapkan Yusuf Oktovianus Kanuk dan Marthen Luther Mafo sebagai tersangka. Keduanya dijerat Pasal 374 KUHP tentang Penggelapan dengan Pemberatan, subsider Pasal 372 KUHP juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Berkas perkara Nomor BP/16/VIII/2022/Reskrim tertanggal 25 Agustus 2022 saat itu sudah dinyatakan lengkap dan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Rote Ndao untuk diteliti Jaksa Penuntut Umum, serta dinyatakan sedang menunggu petunjuk kejaksaan. Namun setelah empat tahun berlalu, kasus tak kunjung disidangkan, melainkan berubah arah.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pada Jumat, 5 Juni 2026, Penyidik Pembantu AIPTU I Made Budiarsa, S.H dan tim Unit II Tipidter menerbitkan Surat Panggilan Saksi Ke-1 Nomor: S.Pgl/Saksi 1/64/VI/Res.2.1./2026/Reskrim. Surat itu memanggil pelapor Agustinus Mboeik alias Om Cinta untuk hadir guna melaksanakan UPAYA MEDIASI. Padahal ini adalah kasus yang merugikan keuangan negara.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Keanehan ini semakin terlihat setelah pada 3 Juni 2026, Kasat Reskrim AKP Rifai, S.H menyerahkan penanganan kasus kepada penyidik BRIGPOL Viktor Damianus Sari, yang justru mengubah jalur proses pidana menjadi upaya damai.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menanggapi hal itu, Agustinus Mboeik memberikan penolakan tegas saat mendatangi Polres Rote Ndao, Senin (01/06/2026) pukul 11.27 Wita.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Saya tidak akan menyepakati, apalagi menyetujui penyelesaian damai atau mediasi. Saya berkomitmen membawa perkara ini ke meja hijau,” tegasnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia bersumpah tak akan ada kata damai meski hukuman yang dijatuhkan ringan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Biar kedua tersangka dihukum 1 hari, 1 minggu, 1 bulan, atau 1 tahun, bagi saya TIDAK ADA PERDAMAIAN. Kejahatan harus ditindak tegas, jangan ada hukum tembang pilih!” seru Om Cinta.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">PIAR NTT: Ini Salah Kaprah Hukum</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Langkah polisi ini dikritik keras Direktur PIAR NTT, Ir. Sarah Lery Mboeik. Menurutnya, kasus pupuk subsidi BUKAN DELIK ADUAN, sehingga tak bisa diselesaikan lewat perdamaian.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kasus ini merugikan hak petani dan keuangan negara, harus diproses pidana sampai tuntas, bukan dimediasi. Ini salah kaprah hukum yang besar,” tegas Sarah.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia pun menduga ada yang tidak beres di balik kasus yang sudah empat tahun mangkrak ini.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Berkas bolak-balik antara Polisi dan Kejaksaan. Ini menunjukkan lambannya penanganan, bahkan kami curiga ada potensi keterlibatan oknum lain. Kasus Poktan fiktif tak mungkin dilakukan sendirian,” ungkap Sarah.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sarah menuntut Polres Rote Ndao segera merampungkan berkas ke tahap P-21 agar kasus disidangkan dan aktor intelektual di baliknya bisa diungkap ke publik.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hingga berita diturunkan, Agustinus Mboeik tetap pada pendiriannya untuk memperjuangkan kasus ini di jalur hukum.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">(Tim Redaksi)</span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Suasana Khidmat dan Penuh Kebersamaan Warnai Sholat Idul Adha 1447 H di Mapolres Rote Ndao</title>
		<link>https://www.metrobuana-news.com/suasana-khidmat-dan-penuh-kebersamaan-warnai-sholat-idul-adha-1447-h-di-mapolres-rote-ndao/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 May 2026 04:16:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.metrobuana-news.com/?p=3775</guid>

					<description><![CDATA[Rote Ndao, NTT Suasana haru, khidmat, dan rasa persaudaraan yang kental menyelimuti halaman Mapolres Rote Ndao, di Desa Holoama, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, Rabu (27/5/2026). Ratusan umat Muslim berkumpul melaksanakan ibadah Sholat Idul Adha 1447 Hijriah. Kehadiran mereka bukan hanya untuk menunaikan kewajiban agama, namun juga menjadi bukti nyata kedekatan hubungan antara aparat kepolisian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1">Rote Ndao, NTT</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Suasana haru, khidmat, dan rasa persaudaraan yang kental menyelimuti halaman Mapolres Rote Ndao, di Desa Holoama, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, Rabu (27/5/2026). Ratusan umat Muslim berkumpul melaksanakan ibadah Sholat Idul Adha 1447 Hijriah. Kehadiran mereka bukan hanya untuk menunaikan kewajiban agama, namun juga menjadi bukti nyata kedekatan hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat setempat.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kegiatan ini digagas langsung oleh Kapolres Rote Ndao, AKBP Mardiono, yang berkolaborasi bersama tokoh agama, di antaranya Ustadz Sahrul Lapulu, Ustadz Sofyan, para Imam, dan pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) dari sejumlah masjid di wilayah sekitar. Turut hadir mewakili warga dari Masjid Jamiatul Islamia Oelaba, Masjid Nurul Iman Batutua, serta Masjid An-Nur Metina, bersatu padu bersama para anggota Polres Rote Ndao dalam satu barisan shaf yang lurus.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Kurang lebih 400 jemaah hadir di sini pagi ini, berkumpul dan melaksanakan ibadah Sholat Idul Adha bersama-sama,&#8221; ungkap AKBP Mardiono dengan penuh rasa syukur usai kegiatan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Lebih dari sekadar pelaksanaan ibadah, momen suci Idul Adha ini juga diwarnai semangat berbagi yang tulus. Dari keikhlasan hati masyarakat maupun para anggota Polres Rote Ndao, terkumpul sejumlah hewan kurban yang akan disalurkan kepada yang berhak. Tercatat sebanyak 5 ekor sapi dan 8 ekor kambing telah dikumpulkan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurut penjelasan Kapolres, penyaluran daging kurban ini telah dipersiapkan secara matang. &#8220;Kita sudah membentuk panitia khusus. Data penerima pun sudah kita susun dan dikoordinasikan dengan komunitas Muslim di sini. Pastinya, seluruh hasil kurban ini akan kita salurkan tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak menerimanya,&#8221; jelas Mardiono.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Di momen yang penuh makna pengorbanan ini, AKBP Mardiono juga menyampaikan pesan mendalam yang menyentuh hati para jemaah. Ia mengajak seluruh masyarakat Rote Ndao, khususnya umat Muslim, untuk menjadikan Idul Adha sebagai momentum berbuat kebaikan yang nyata dan bermanfaat bagi sesama.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Mari sama-sama kita niatkan dalam diri kita: tidak ada harta atau jabatan yang akan kita bawa setelah kita meninggal nanti. Maka dari itu, mari kita perbanyak berbuat baik dan berkurban kepada sesama, agar keberadaan kita di dunia ini bernilai dan benar-benar bermanfaat bagi umat manusia,&#8221; pesan Mardiono dengan nada yang penuh ketulusan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara itu, Ustadz Sahrul Lapulu, S.Pd., selaku perwakilan Dewan Imam Masjid Jamiatul Islamia Oelaba, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, pelaksanaan sholat Idul Adha di lingkungan kepolisian berjalan sangat khidmat, tertib, dan membawa dampak positif yang besar bagi keharmonisan bersama.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Kami berharap, dengan terselenggaranya sholat Id di halaman Polres ini, semakin mempererat dan mempercepat hubungan persaudaraan yang erat antara pihak kepolisian dan masyarakat. Ini adalah bukti kebersamaan yang indah,&#8221; ujar Ustadz Sahrul.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Lebih jauh, Ustadz Sahrul menekankan bahwa makna sesungguhnya dari Idul Adha bukan hanya sekadar menyembelih hewan kurban, namun ada pesan luhur yang tersirat di dalamnya: nilai toleransi dan pengendalian diri.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Pesan utama dari kurban itu sendiri adalah kita dituntut untuk &#8216;menyembelih&#8217; kesombongan kita, &#8216;menyembelih&#8217; ego diri sendiri. Agar kita bisa hidup berdampingan, rukun, dan damai dengan siapa saja di tanah Rote Ndao yang kita cintai ini,&#8221; tutup Ustadz Sahrul dengan harapan semangat persatuan ini terus terjaga.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kegiatan pagi ini menjadi saksi bahwa di Rote Ndao, semangat kebersamaan, toleransi, dan persaudaraan senantiasa hidup kuat, menjadikan perayaan Idul Adha bukan hanya milik satu golongan, melainkan milik seluruh warga yang mengutamakan kedamaian dan kebaikan bersama.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Penulis : Roman Maleak</span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Univesitas Warmadewa Resmi Buka Prodi Fisioterapi, Buruan Daftar</title>
		<link>https://www.metrobuana-news.com/univesitas-warmadewa-resmi-buka-prodi-fisioterapi-buruan-daftar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 May 2026 04:59:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.metrobuana-news.com/?p=3772</guid>

					<description><![CDATA[Denpasar, Bali Rektor Universitas Warmadewa menerima Surat Keputusan (SK) pembukaan Program Studi (Prodi) S1 Fisioterapi yang diserahkan langsung oleh Kepala LLDIKTI Wilayah VIII di Ruang Rapat Pimpinan Universitas Warmadewa, Senin (11/05/2026). Dengan diterimanya SK tersebut, Universitas Warmadewa juga secara resmi membuka penerimaan mahasiswa baru (Penmaru) untuk Program Studi S1 Fisioterapi. Penyerahan SK tersebut turut disaksikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1">Denpasar, Bali</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Rektor Universitas Warmadewa menerima Surat Keputusan (SK) pembukaan Program Studi (Prodi) S1 Fisioterapi yang diserahkan langsung oleh Kepala LLDIKTI Wilayah VIII di Ruang Rapat Pimpinan Universitas Warmadewa, Senin (11/05/2026). Dengan diterimanya SK tersebut, Universitas Warmadewa juga secara resmi membuka penerimaan mahasiswa baru (Penmaru) untuk Program Studi S1 Fisioterapi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Penyerahan SK tersebut turut disaksikan oleh Wakil Rektor BARPM Unwar, Dekan FKIK Unwar, serta dosen fisioterapi Universitas Warmadewa. Pada kesempatan yang sama, juga dilakukan penyerahan SK Nomenklatur Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Universitas Warmadewa.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Prodi S1 Fisioterapi Unwar hadir dengan konsep dan keunggulan yang berbeda. Keunggulan prodi Fisioterapi Unwar memiliki konsep anti-aging dan fitness physiotherapy yang saat ini berkembang pesat di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan kebugaran. Prodi ini memiliki tujuh poin utama yang menjadi penguatan kurikulum, yakni anti-aging physiotherapy, fitness assessment, resistance training, corrective exercise, functional training, therapeutic exercise programs, serta pengembangan keterampilan kebugaran berbasis fisioterapi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dekan FKIK Unwar dr. Made Indra Wijaya, MARS., Ph.D., FISQua., menyampaikan bahwa pembukaan Prodi S1 Fisioterapi menjadi langkah penting dalam pengembangan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan. Menurutnya, kehadiran Prodi Fisioterapi akhirnya melengkapi identitas FKIK yang selama hampir 18 tahun belum memiliki program studi yang secara khusus merepresentasikan bidang ilmu kesehatan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Pembukaan Prodi baru ini menjawab nama dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan. Setelah hampir 18 tahun, akhirnya FKIK memiliki program studi yang benar-benar mencerminkan bidang ilmu kesehatan,” ujarnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia menambahkan, kebutuhan tenaga fisioterapi akan terus meningkat karena layanan fisioterapi menjadi bagian penting dan wajib tersedia di rumah sakit. Selain itu, peluang lulusan fisioterapi di sektor wellness dan kebugaran juga dinilai sangat besar, khususnya di Bali sebagai destinasi wisata dunia. “Kedepannya saya yakin pusat-pusat wellness juga akan sangat memerlukan lulusan fisioterapi,” tambahnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara itu, Rektor Unwar Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, MP., turut menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terbitnya izin pembukaan Prodi S1 Fisioterapi oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. “Atas nama Rektor Universitas Warmadewa, kami mengucapkan selamat dan sukses atas izin yang telah dikeluarkan kementerian terhadap usulan Prodi S1 Fisioterapi Universitas Warmadewa,” ujarnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dengan hadirnya Prodi S1 Fisioterapi, FKIK Universitas Warmadewa kini membawahi tiga program studi, yakni Program Studi Kedokteran, Program Studi Pendidikan Profesi Dokter, dan Program Studi Fisioterapi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Rektor menjelaskan bahwa Prodi Fisioterapi Universitas Warmadewa dirancang memiliki karakteristik khusus yang selaras dengan identitas Bali sebagai destinasi pariwisata dunia. Program studi ini nantinya tidak hanya berfokus pada pendidikan akademik, tetapi juga mengembangkan konsep fisioterapi berbasis healing dan yoga.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Prodi Fisioterapi ini nantinya menyediakan sarana healing dan yoga sebagai bagian dari kelengkapan pembelajaran. Ini akan menjadi kekhasan dari Prodi Fisioterapi Universitas Warmadewa,” jelasnya. Selain itu, Prodi Fisioterapi juga diproyeksikan menjadi program studi berstandar internasional dengan berbagai moda pembelajaran berbasis healing dan yoga yang dapat diselesaikan dalam waktu singkat dan bersertifikat internasional.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebagai penunjang pembelajaran, Prodi ini juga akan dilengkapi fasilitas gym, terapi, dan massage therapy sebagai bagian dari penguatan kompetensi mahasiswa.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menutup pernyataannya, Rektor berharap Prodi S1 Fisioterapi Universitas Warmadewa dapat berkembang menjadi ikon baru Universitas Warmadewa di bidang pendidikan kesehatan dan wisata kesehatan berbasis budaya Bali.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Sekali lagi selamat dan sukses, semoga Prodi Fisioterapi ini ke depan menjadi ikon Universitas Warmadewa,” pungkasnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Saat ini penerimaan Mahasiswa Baru bagi Prodi S1 Fisioterapi FKIK Universitas Warmadewa tekah dibuka dengan akses langsung melalui link pendaftaran sipenmaru.warmadewa.ac.id atau informasi pangsung di Sektetariat FKIK Unwar Jalan Terompong No 24 A Tanjung Bungkak, Denpasar Timur.</span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tinjau K-SIGN Rote, Gibran Dotong Percepatan Swasembada dan Hidupkan Ekonomi Pesisir</title>
		<link>https://www.metrobuana-news.com/tinjau-k-sign-rote-gibran-dotong-percepatan-swasembada-dan-hidupkan-ekonomi-pesisir/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 May 2026 10:10:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.metrobuana-news.com/?p=3769</guid>

					<description><![CDATA[Rote Ndao, NTT Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao, Jumat (22/05/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pengembangan industri garam nasional berjalan optimal sekaligus mendukung arahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat swasembada pangan dan hilirisasi sektor kelautan. Di kawasan K-SIGN, Wapres menerima penjelasan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1">Rote Ndao, NTT</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao, Jumat (22/05/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pengembangan industri garam nasional berjalan optimal sekaligus mendukung arahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat swasembada pangan dan hilirisasi sektor kelautan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Di kawasan K-SIGN, Wapres menerima penjelasan mengenai pengembangan kawasan industri garam, meninjau kolam kristal garam dan gudang penyimpanan, serta berdialog dengan petani garam dan pemerintah daerah.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam keterangannya, Wapres menegaskan bahwa kebutuhan garam nasional yang mencapai sekitar 5 juta ton per tahun masih belum dapat dipenuhi sepenuhnya dari produksi dalam negeri. Karena itu, proyek pengembangan garam di Rote Ndao dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung kebutuhan nasional.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Ini kan kebutuhan garam kita per tahun itu 5 juta ton ya. Kita belum bisa memenuhi itu, makanya ini proyek yang ada di sini itu sangat penting sekali untuk bisa memenuhi kebutuhan garam di dalam negeri. Karena Pak Presiden punya concern untuk swasembada pangan, ya garam ini salah satunya,” ujar Wapres.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain mendukung swasembada, Wapres juga menekankan pentingnya percepatan operasional kawasan agar manfaat ekonominya segera dirasakan masyarakat sekitar.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kita ingin ini segera bisa fungsional ya Pak ya. Kita ingin bisa membuka lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya, warga lokal juga bisa terbantu, kesejahteraannya meningkat, dan yang paling penting multiplier effect (efek ganda) dari pembangunan proyek ini bisa terasa. Jadi tidak hanya di atas kertas saja tapi benar-benar dirasakan warga yang ada di sini,” tambahnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain sektor garam, Wapres turut mencermati potensi pengembangan rumput laut dan kampung nelayan di Rote Ndao. Menanggapi usulan pemerintah daerah, Wapres memastikan kebutuhan penunjang aktivitas nelayan akan ditindaklanjuti bersama kementerian terkait.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Jadi kita ingin nanti di tempat-tempat yang diajukan oleh Bupati, tempat-tempat yang produktif untuk perikanannya harus ada ruang pendinginnya, ada cold storage, ada pabrik esnya untuk slurry ice dan juga nanti di situ ada SPBU khusus untuk nelayan,” jelas Wapres.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam dialog tersebut, Wapres juga menerima laporan terkait kondisi infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan di Rote Ndao, termasuk kebutuhan revitalisasi puskesmas dan peningkatan fasilitas rumah sakit daerah. Menanggapi hal itu, Wapres meminta agar koordinasi dengan kementerian terkait terus diperkuat sehingga kebutuhan masyarakat dapat segera ditindaklanjuti pemerintah pusat.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara itu, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menyampaikan harapannya agar proyek strategis tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya warga yang terdampak pembangunan kawasan tambak garam. Ia menegaskan pemerintah daerah siap mendukung penuh program pemerintah pusat yang berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Beliau ingin memastikan bahwa perhatian pemerintah pusat melalui Kementerian KKP yang menganggarkan anggaran cukup besar, ini harus bisa berjalan dengan baik sehingga rakyat di Rote Ndao terutama yang terdampak dengan K-SIGN ini bisa menikmati hasil dari pembangunan ini,” ujar Bupati usai pertemuan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hadir mendampingi Wapres dalam peninjauan tersebut Gubernur Nusa Tenggara Timur Melki Laka Lena, Dirjen Pengelolaan Kelautan A. Koswara, dan Direktur Utama Nindya Karya Firmansyah.</span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jejak Pertama Wapres Gibran di Ujung Selatan NKRI</title>
		<link>https://www.metrobuana-news.com/jejak-pertama-wapres-gibran-di-ujung-selatan-nkri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 May 2026 01:40:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.metrobuana-news.com/?p=3764</guid>

					<description><![CDATA[Rote Ndao, NTT Di tengah rintik hujan yang membasahi tanah Rote sejak subuh, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tiba di Desa Papela, Kecamatan Rote Timur, Jumat pagi (22/5/2026). Dia mencatat sejarah sebagai pemimpin nomor dua pertama yang menapakkan kaki di titik paling selatan Indonesia. Pukul 07.15 Wita, helikopter kepresidenan mendarat di Lapangan Bola Kaki Kolifai, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1">Rote Ndao, NTT</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Di tengah rintik hujan yang membasahi tanah Rote sejak subuh, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tiba di Desa Papela, Kecamatan Rote Timur, Jumat pagi (22/5/2026). Dia mencatat sejarah sebagai pemimpin nomor dua pertama yang menapakkan kaki di titik paling selatan Indonesia.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pukul 07.15 Wita, helikopter kepresidenan mendarat di Lapangan Bola Kaki Kolifai, dikawal ketat TNI. Di sana, Gubernur NTT Melki Laka Lena, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, serta pimpinan daerah telah menanti untuk menyambut kedatangannya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hujan tak meredupkan hangatnya sambutan warga. Ratusan orang berdesakan, meneriakkan sapaan akrab—“Pak Wapres! Mas Wapres.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Tanpa ragu, Gibran mendekati kerumunan, menjabat tangan, dan menyapa satu per satu, seolah air hujan bukan penghalang untuk mendekat ke rakyatnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Bagi Endang Sidin, warga yang sudah menunggu sejak dini hari, momen ini adalah anugerah. “Belum pernah ada wakil presiden datang ke sini. Ini sejarah yang tak akan kami lupakan seumur hidup,” ucapnya haru.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Mas Wapres aslinya lebih ganteng dari fotonya. Tangannya halus dan lembut sekali,” imbuh Endang.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sunarti Lahoya pun tak kuasa menahan rasa syukur. “Hujan lebat pun beliau tetap datang. Ini bukti kami tak dilupakan negara. Semoga beliau selalu sehat dan panjang umur,” doanya tulus.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Usai menyapa masyarakat desa Papela Wapres Gibran menalnjutkan<span class="Apple-converted-space">  </span>kunjungan ke<span class="Apple-converted-space">  </span>Kawasan Sentra Industri Garam Nasional di Rote Timur dan Landu Leko. Di sana, Gibran melihat langsung potensi besar daerah ini, berdialog dengan warga, dan membawa pesan sederhana namun bermakna: perhatian negara hadir hingga ke ujung nusantara, membawa harapan baru bagi kesejahteraan tanah Rote.</span></p>
<p>Penulis : Nyongky</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kelangkaan BBM di Rote Kian Parah, Hasil Panen Tak Bisa Diolah</title>
		<link>https://www.metrobuana-news.com/kelangkaan-bbm-di-rote-kian-parah-hasil-panen-tak-bisa-diolah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 May 2026 08:33:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.metrobuana-news.com/?p=3761</guid>

					<description><![CDATA[Rote Ndao, NTT Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi selama beberapa pekan terakhir di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, mencapai kondisi yang dinilai di luar batas kewajaran. Kondisi ini sangat meresahkan masyarakat, khususnya para petani yang kini terancam menderita kerugian besar karena hasil panen tidak bisa segera diolah. Keluhan tersebut disampaikan langsung oleh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1">Rote Ndao, NTT</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi selama beberapa pekan terakhir di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, mencapai kondisi yang dinilai di luar batas kewajaran. Kondisi ini sangat meresahkan masyarakat, khususnya para petani yang kini terancam menderita kerugian besar karena hasil panen tidak bisa segera diolah.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Keluhan tersebut disampaikan langsung oleh Oktovianus Sinlae, warga Desa Persiapan Lidasue saat menghadiri kegiatan reses Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Rote Ndao, Miguel Heret Beama, di Dusun II Lidasue. Ia mengaku sangat gelisah karena tidak ada pasokan BBM untuk mengoperasikan mesin perontok padi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kami sebenarnya tidak tahu di mana letak kesalahannya, tapi dampaknya sangat terasa bagi kami para petani. Kami baru saja selesai panen, tapi padi-padi itu tidak bisa dirontokkan karena tidak ada BBM. Akibatnya, hasil jerih payah kami selama berbulan-bulan terancam rusak dan tidak laku dijual,” keluh Oktovianus dengan nada prihatin, Sabtu (16/5/2026).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Oktovianus mewakili sesama petani setempat, menyampaikan harapan besar kepada pemerintah daerah agar masalah ini segera ditangani dengan sungguh-sungguh. Mereka ingin pemerintah memastikan pasokan BBM tetap lancar dan harganya terjangkau sesuai aturan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kami berharap pemerintah segera turun tangan. Jangan biarkan hasil keringat kami hilang begitu saja. Kami hanya butuh kepastian pasokan, agar panen kami aman dan bisa menghidupi keluarga. Jangan sampai kelangkaan ini terus berulang setiap kali musim panen tiba,” ungkapnya penuh harap.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi III DPRD Rote Ndao, Miguel Heret Beama membenarkan bahwa kelangkaan BBM ini memang nyata terjadi. Ia menilai permasalahan ini muncul akibat lemahnya pengawasan dari pemerintah daerah, khususnya Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Lebih tegas lagi, politisi partai PKB<span class="Apple-converted-space">  </span>ini menyebut kondisi ini seolah ada permainan pihak-pihak tertentu di dalam sistem yang justru merugikan rakyat banyak.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Saya juga heran, kapal pengangkut minyak baru saja bersandar tiga sampai empat hari yang lalu, tapi tiba-tiba BBM langsung langka. Tak lama kemudian muncul penjualan eceran di pinggir jalan dalam takaran kecil dengan harga melambung tinggi. Ini bukti nyata kurangnya ketegasan dan pengawasan yang ketat dari pemerintah. Seolah ada pagar makan tanaman, duri dalam daging, gunting dalam lipatan, serta musuh dalam selimut,” ungkap Miguel.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia pun membeberkan fakta di lapangan yang sangat memberatkan masyarakat. Menurut pengamatannya sendiri di ibu kota kabupaten, harga BBM takaran setengah botol saat ini berkisar antara Rp18.000 hingga Rp20.000.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Baru kemarin saya isi di daerah Olalain, setengah botol harganya Rp20.000, pagi tadi masih di tempat yang sama turun jadi Rp18.000. Ini sangat tidak wajar dan membebani rakyat kecil,” tambahnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Miguel mengaku, pihak legislatif sebenarnya sudah beberapa kali menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) guna mencari solusi atas persoalan yang terulang ini. Namun nyatanya di lapangan kondisinya belum berubah.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Oleh karena itu, ia kembali menegaskan agar Dinas Koperindag segera bertindak tegas. Pengawasan harus diperketat untuk memutus mata rantai permainan atau mafia BBM yang diduga menjadi penyebab utama kelangkaan yang terjadi secara rutin di Rote Ndao ini.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kami minta Dinas Koperindag tidak lagi bersikap lembut. Harus ada tindakan nyata dan tegas, supaya kelangkaan yang selalu terulang ini bisa berakhir dan para petani bisa kembali bekerja dengan tenang serta sejahtera,” tandasnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Penulis Roman Malelak</span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Napi Lapas Ba’a yang Kabur Diringkus Tim Gabungan di Meonggolo, Sempat Curi Motor dan Laptop</title>
		<link>https://www.metrobuana-news.com/napi-lapas-baa-yang-kabur-diringkus-tim-gabungan-di-meonggolo-sempat-curi-motor-dan-laptop/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 May 2026 06:33:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.metrobuana-news.com/?p=3757</guid>

					<description><![CDATA[Rote Ndao, NTT Narapidana Randy Djamaludin Firmasyah bin Arifin Firmansyah alias Randy yang kabur dari Lapas Kelas III Baa berhasil diamankan oleh tim gabungan Polres Rote Ndao dan Lapas Kelas III Baa, Minggu (10/5/2026). Langkah koordinasi antara Lapas Kelas III Baa dan Polres Rote Ndao dilakukan sudah dilakukan sejak awal untuk melakukan pencarian secara masif. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1">Rote Ndao, NTT </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Narapidana Randy Djamaludin Firmasyah bin Arifin Firmansyah alias Randy yang kabur dari Lapas Kelas III Baa berhasil diamankan oleh tim gabungan Polres Rote Ndao dan Lapas Kelas III Baa, Minggu (10/5/2026).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Langkah koordinasi antara Lapas Kelas III Baa dan Polres Rote Ndao dilakukan sudah dilakukan sejak awal untuk melakukan pencarian secara masif.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Mereka disebar dibeberapa lokasi dan berkat bantuan informasi dari masyarakat, Randy Djamaludin Firmasyah bin Arifin Firmansyah berhasil di amankan di Meonggolo Kecamatan Rote Tengah Kabupaten Rote Ndao.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kapolres Rote Ndao, AKBP Mardiono.,S.ST., M.K.P.,<span class="Apple-converted-space">  </span>dalam keterangan persnya menyatakan bahwa<span class="Apple-converted-space">  </span>penangkapan kembali warga binaan (Narapidana) Lapas Kelas III Baa merupakan hasil kerja keras tim gabungan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Pelibatan personel Polres Rote Ndao yang melakukan pencarian sebanyak 45 Orang dan 25 Orang pegawai lapas, Kami juga menerbitkan STR kepada 8 (Delapan) Polsek jajaran agar memantau keberadaan bersangkutan di wilayah hukum masing-masing,” ungkap Mardiono.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Mardiono menjelaskan bahwa, Pasca pelarian<span class="Apple-converted-space">  </span>Randy, Polres Rote Ndao telah menerima 2 (Dua) laporan dari masyarakat terkait kehilangan motor dan sejumlah barang berharga yang diduga kuat dilakukan oleh<span class="Apple-converted-space">  </span>warga binaan Randy yang kabur dari lapas kelas III Ba&#8217;a.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Terkait 2 (Dua) Laporan Polisi yang telah kami terima akan tetap diproses sesuai ketentuan yang berlaku dan juga berkoordinasi dengan Lapas Kelas III Baa jika akan dilakukan pemeriksaan terhadap RDF,” jelas Mardiono.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Barang bukti yang diamankan<span class="Apple-converted-space">  </span>diantaranya 1(Satu) unit sepeda motor honda scoppy warna merah hitam, Uang Tunai dalam beberapa pecahan dengan total Rp2.200.000, 3 (Tiga) unit Leptop, 4 (Empat) unit Hanphone, Pakian, Sepatu, Sendal, Perhiasan emas berupa cincin dan kalung.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Kami akan lakukan langkah langkah sesuai SOP dan tetap berkoordinasi dengan Lapas Kelas III Baa. Kami juga terus mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan memastikan keamanan dan kenyamanan rumah maupun kendaraan saat bepergian terutama dimalam hari&#8221; pesan Mardiono.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Mardiono<span class="Apple-converted-space">  </span>memberikan apresiasi kepada pihak Lapas Kelas III Baa yang begitu proaktif langsung berkoordinasi dengan Polres Rote Ndao, sehingga dengan koordinasi yang baik upaya pencarian yang masif dilakukan akhirnya membuahkan hasil baik.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala Lapas Kelas III Baa, Hariyadi N Maikameng S.H., juga menyampaikan apresiasi atas kerjasama yang baik antara Polres Rote Ndao dan Lapas Kelas III Baa Hingga berhasil mengamankan warga binaannya yang kabur.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Kami mengapresasi kerja keras Bapak Kapolres Rote Ndao dan jajaran yang begitu proaktif<span class="Apple-converted-space">  </span>sehingga semenjak awal pencarian warga binaan kami hingga ditenukan dapat berjalan dengan baik,&#8221; ungkap Hariyadi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Penulis : Roman Malelak</span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Usman Husin Salurkan Ratusan Ton Bibit Padi dan Alsintan di Rote Ndao</title>
		<link>https://www.metrobuana-news.com/usman-husin-salurkan-ratusan-ton-bibit-padi-dan-alsintan-di-rote-ndao/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 May 2026 06:09:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.metrobuana-news.com/?p=3754</guid>

					<description><![CDATA[Rote Ndao, NTT Anggota DPR RI Komisi IV, Usman Husin, menegaskan komitmen kuatnya memajukan sektor pertanian. Dalam kegiatan reses yang digelar di Dusun Bengubelan 2, Desa Nusakdale, Kecamatan Pantai Baru, Senin (4/5/2026), legislator PKB ini menekankan bahwa kunci keberhasilan ada pada fokus dan keseriusan bersama. &#8220;Petani sebenarnya sangat sukses, cuma tidak fokus. Makanya sekarang saya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong><span class="s1">Rote Ndao, NTT</span></strong></p>
<p class="p1"><span class="s1">Anggota DPR RI Komisi IV, Usman Husin, menegaskan komitmen kuatnya memajukan sektor pertanian. Dalam kegiatan reses yang digelar di Dusun Bengubelan 2, Desa Nusakdale, Kecamatan Pantai Baru, Senin (4/5/2026), legislator PKB ini menekankan bahwa kunci keberhasilan ada pada fokus dan keseriusan bersama.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Petani sebenarnya sangat sukses, cuma tidak fokus. Makanya sekarang saya mau fokus betul sektor pertanian. Tapi kembali ke bapa mama mau tidak. Saya sudah fokus tapi bapa mama tidak serius, maka saya mau buat seperti apa,&#8221; tegas Usman di hadapan anggota kelompok tani.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pada kesempatan itu, Usman membeberkan bukti nyata dukungan yang telah digelontorkan pada tahun 2025 lalu. Ia berhasil menyalurkan bantuan bibit padi unggul sebanyak 245 ton, sebuah angka yang disebutnya sebagai sejarah baru dan terbesar sepanjang masa di Kabupaten Rote Ndao.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Saya sudah bantu bapa mama, macam tahun lalu saya bantu bibit padi 245 ton. Itu sejarah, baru pertama terjadi di Rote Ndao,&#8221; ungkapnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain benih, berbagai jenis Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) juga terus didatangkan untuk meringankan beban kerja. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Usman menjelaskan, adanya evaluasi teknis di mana 5 unit traktor roda empat tidak disalurkan karena biaya pemeliharaan dinilai tinggi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Ke depan saya akan koordinasi dengan kementerian untuk lebih memperbanyak traktor roda dua yang lebih ekonomis dan mudah dirawat oleh petani,&#8221; katanya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam pertemuan tersebut, Usman Husin kembali menegaskan bahwa ketersediaan air adalah faktor penentu utama keberhasilan pertanian.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Boleh ada alsintan, lahan, bibit, pupuk, tapi kalau air tidak ada mau bikin apa?&#8221; tegasnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Usman juga memuji kesuburan tanah di wilayah desa Nusakdale yang lokasinya tidak jauh dari laut. Ia pun membuka peluang pengembangan komoditas hortikultura seperti kopi, durian, mangga, dan lengkeng untuk menambah pendapatan masyarakat.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebagai anggota Komisi IV yang membidangi pertanian, lingkungan hidup, dan kehutanan, Usman Husin berjanji akan terus mengawal aspirasi petani demi terwujudnya swasembada pangan dan kesejahteraan yang nyata.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Penulis : Roman Malelak</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Editor : Nyongky</span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kekurangan Nakes di Puskesmas Ndao, DPRD : Kembalikan Personel, Naikkan Insentif</title>
		<link>https://www.metrobuana-news.com/kekurangan-nakes-di-puskesmas-ndao-dprd-kembalikan-personel-naikkan-insentif/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 May 2026 14:28:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.metrobuana-news.com/?p=3751</guid>

					<description><![CDATA[Rote Ndao, NTT Menyikapi kekurangan tenaga medis di puskesmas Ndao yang viral di media sosial, Komisi II DPRD Kabupaten Rote Ndao menggelar Rapat kerja bersama Dinas Kesehatan, BKPSDM, dan Kepala Puskesmas, untuk membedah masalah yang sudah viral di media sosial, Selasa (5/6) . Di meja rapat, terkuak fakta yang tak bisa dibiarkan. Selama tiga tahun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong><span class="s1">Rote Ndao, NTT</span></strong></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menyikapi kekurangan tenaga medis di puskesmas Ndao yang viral di media sosial, Komisi II DPRD Kabupaten Rote Ndao menggelar Rapat kerja bersama Dinas Kesehatan, BKPSDM, dan Kepala Puskesmas, untuk membedah masalah yang sudah viral di media sosial, Selasa (5/6) .</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Di meja rapat, terkuak fakta yang tak bisa dibiarkan. Selama tiga tahun terakhir, enam tenaga medis—bidan, perawat, sanitarian—dipindahkan ke Puskesmas Baa, Oelaba, dan Sotimory. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Masalahnya, mutasi itu dilakukan tanpa rekomendasi Kepala Puskesmas. Ini bukan sekadar administrasi, tapi soal prosedur yang dilanggar hingga membuat puskesmas &#8220;kehilangan tulang punggung&#8221;.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Oleh karena<span class="Apple-converted-space">  </span>itu, DPRD minta ASN yang formasi awalnya di Ndao, wajib pulang ke Ndao. Tidak bisa main pindah seenaknya.</span></p>
<p class="p1"><strong><span class="s1">Solusi Tegas: Tambah Orang, Naikkan Gaji</span></strong></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ketua Komisi II, Meksi Mooy, S.Pd., dengan tegas mengatakan<span class="Apple-converted-space">  </span>butuh tambahan total 15 tenaga medis. Enam orang dikembalikan dari mutasi lama, sembilan orang lagi ditambah baru sesuai kebutuhan teknis.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Namun, menambah orang saja tak cukup. Realita di pulau itu keras: biaya transportasi laut mahal, harga sembako tinggi, rumah dinas tak memadai sehingga harus sewa tempat tinggal yang harganya selangit.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">DPRD juga dengan tegas merekomendasikan, Insentif dinaikkan dari Rp1 juta jadi Rp2 juta. Naik 100 persen. Ini bukan pamer kemewahan, tapi penghargaan logis agar tenaga medis bisa hidup layak dan tenang bekerja.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Soal media sosial, DPRD perintahkan agar dikelola satu orang saja. Jangan sampai informasi simpang siur, bikin masyarakat resah dan petugas bingung.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Terkait isu yang meledak di medsos, Komisi II mengambil sikap bijak, siapapun yang memosting, tidak perlu ditindak hukum atau disanksi administratif.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Alasannya sederhana: Jangan bunuh semangat mereka. Mental petugas harus dijaga, bukan dihukum. Biarkan mereka fokus mengobati, bukan sibuk membela diri,” tegas Meksi Mooy.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara itu, Kepala Puskesmas memastikan, pelayanan tetap jalan. Saat ini ada 27 tenaga yang bertahan. Tapi angka idealnya? Butuh 80 orang. Artinya, masih kurang 53 orang.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Defisit separuh lebih ini memaksa yang ada bekerja shift terus-menerus, lembur tanpa jeda. Ini bukan soal kuat atau tidak, tapi soal kewajaran beban kerja. Harus diperbaiki, demi kesehatan petugas dan keselamatan pasien. (<em>Advertorial</em>)</span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
