Bupati Rote Ndao Bawa 200 RLH untuk Warga Miskin, akan Minta Tambah ke Kementerian

Rote Ndao, NTT

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk berhasil mendapatkan alokasi 200 unit Rumah Layak Huni (RLH) dalam tahap pertama program nasional dari Balai Pelaksana Penyedia Pemukiman dan Kawasan Pemukiman Nusa Tenggara II.

“Secara administrasi kita kabupaten  Rote Ndao sudah ajukan 3000 unit lebih namun menurut Balai bahwa alokasi tahap pertama masing – masing kabupaten dialokasikan 200 unit,” ungkap Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, dalam keterangan persnya kepada metrobuana-news.com, Minggu (1/3/2026)

Pihak Balai  Pelaksana Penyedia Pemukiman dan Kawasan Pemukiman Nusa Tenggara II menjelaskan bahwa alokasi awal sebanyak 200 unit per kabupaten ditetapkan untuk pemerataan distribusi.

Namun, mereka berjanji akan memberikan tambahan unit jika pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan yang sesuai, karena Rote Ndao memiliki catatan baik dalam menyelesaikan proyek tepat waktu.

“Pihak Balai berjanji Rote Ndao bisa dapat lebih karena selalu bisa menyelesaikan tepat waktu,” tandas Bupati.

Kekurangan Hampir 4000 Unit

Kabupaten Rote Ndao saat ini masih menghadapi kekurangan RLH hampir 4000 unit. Banyak warga miskin yang tinggal di rumah tidak layak, sehingga kebutuhan akan hunian yang layak menjadi sangat mendesak.

Untuk memenuhi kebutuhan yang besar tersebut, Bupati akan melakukan audiensi dengan Kementerian terkait pada pertengahan bulan Maret. Tujuan utama pertemuan ini adalah untuk meminta penambahan jatah alokasi RLH bagi daerah.

“Pertengahan maret saya akan beraudiensi dengan kementrian  agar meminta jatah lebih karena Rote Ndao masih kekurangan rumah layak huni hampir 4000 unit,” tutup Bupati Paulus.

Untuk diketahui, Pemerintah kabupaten Rote Ndao telah menyiapkan semua data dan dokumentasi pendukung untuk audiensi, termasuk rincian pengajuan awal, data kekurangan RLH, serta komitmen untuk menyelesaikan pembangunan tepat waktu jika mendapatkan tambahan alokasi.

Penulis : Nyongky

Bagikan: