Nusa Dua, Bali
Seiring perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI). Konten menyesatkan kini diproduksi dan disebarkan dengan cara yang semakin canggih, terkoordinasi, dan sulit dikenali.
Oleh karena itu, untuk menjaga integritas media, AMSI mengambil peran memberikan edukasi kepada anggota AMSI untuk mampu menjawah dinamika gangguan informasi di era AI.
Training cek fakta digelar selama dua (2) hari yakni 13 – 14 Februari 2026 di the crystal luxury hotel, Nusa Dua Bali.
Dewan Etik AMSI Bali, Amanda, saat membuka kegiatan pelatihan media sosial untuk cek fakta, Jumat (13/2/2026), menyampaikan apresiasi kepada AMSI Pusat dan Panitia pelatihan yang telah menghadirkan para peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
“Saya apresiasi panitia yang sudah menggelar pelatihan Cek Fakta, Ini sangat relevan dengan kebutuhan netizen saat ini,” ujar Amanda.

Menurut Dosen Universitas Udayana Bali itu, kegiatan ini sangat bermanfaat apalagi di era digital yang rentan terjadi penyebaran informasi hoax.
“Saya berharap para peserta dapat memanfaatkan forum ini sebagai ruang belajar bersama ,” tandas Amanda.
Sebagian besar peserta berasal dari daerah Indonesian Timur dan seperti NTT, Papua, Maluku dan Sulawesi tetapi ada juga dari Kalimantan dan ternate, karena itu Dia mengimbau agar momentum ini dimanfaatkan membangun jejaring.
“Saya berharap dengan adanya pertemuan dan kelas ini merupakan jejaring solidaritas untuk menyajikan informasi berkualitas kepada publik. Selamat mengikuti pelatihan,” tutup Amanda. (MBN01)