Rote Ndao, NTT
“Saya berharap kepolisian Rote Ndao tolong tindak tegas oknum – oknum yang tidak bertanggung jawab,” tegas Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, saat dikonfirmasi metrobuana-news.com, Jumat (16/1/2026), menyikapi kelangkaan dan harga BBM yang dimainkan oknum nakal.
Saat situasi sedang sulit akibat cuaca ekstrim, ada oknum-oknum mafia BBM yang memanfaatkan situasi untuk meraup keuntungan sebanyak – banyaknya.
“Sering oknum-oknum tidak bertanggung jawab ini mengurangi jumlah BBM namun menjual dengan harga mahal. Saya berharap pihak APH di Rote Ndao menindak tegas supaya ada efek jera ke depannya” tegas Bupati.
Bupati meminta agar, aparat penegak hukum (APH) melakukan penertiban agar tidak terjadi penimbunan BBM oleh oknum – oknum nakal.
Bupati juga berharap para pedagang jangan memainkan harga BBM sehingga menyusahkan masyarakat.
“Bagi masyarakat, agar melaporkan kepada dinas Koperindag dan APH bila melihat ada pedagang yang menjual dengan harga mahal dan mengurangi jumlah bbm tidak semestinya,” pinta Paulus.
Bupati Bertemu Pihak Toko Piet, Bahas Distribusi BBM ke Rote Ndao
Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk sudah melakukan pertemuan dengan pihak toko Piet sebagai distributor BBM di NTT untuk membicarakan kelancaran distribusi BBM ke Rote Ndao.
“Tadi pagi saya sudah bertemu pihak toko Piet di Kupang untuk meminta agar distribusi BBM ke Rote Ndao bisa lebih lancar termasuk penataan agen – agen pangkalan minyak tanah di Rote Ndao,” jelas Bupati.
Menurut pihak Toko Piet bahwa saat ini mereka siap mengirimkan BBM ke Rote Ndao namun belum mendapat ijin berlayar karena cuaca masih buruk.
“Saya berharap Kendala cuaca buruk yang belum memungkinkan pengiriman BBM dari Kupang ke Rote jangan dimanfaatkan oknum pedagang untuk menaikan harga BBM tidak sesuai aturan,” tegasnya.
Penulis : Roman Malelak