Rote Ndao, NTT
Sebagai bentuk bertanggungjawaban kepada masyarakat terkait kinerja pemerintah kabupaten Rote Ndao, di bawah kepemimpinan Bupati Paulus Henuk dan Wakil Bupati Apremoi Dudelusi Dethan, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menggelar Rapat Penyampaian Capaian Kinerja Bupati dan Wakil Bupati di Auditorium Ti’i Langga, Rabu (18/2/2026).
Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan, menjelaskan bahwa, pemerintah tidak menyampaikan capaian kinerja, karena menurutnya masih banyak catatan-catatan penting yang harus dibenahi.
“Kami tidak mau menampilkan apa yang sudah menjadi pencapaian-pencapaian kami, karena bagi kami masih banyak sekali catatan yang akan menjadi catatan bagi kami agar kami bisa memperbaiki kedepan,” kata Wabup Apremoi.
“Tentu terutama kami menginginkan agar kesejahteraan masyarakat itu paling utama, yaitu pengentasan kemiskinan. Puji Tuhan, walaupun baru satu tahun kepemimpinan, tetapi catatan kami kemiskinan mengalami penurunan, stunting juga demikian, tetapi ini belum sesuai dengan apa yang kami harapkan,” tambahnya.
Apremoi mengatakan bahwa, anggaran menjadi tantangan utama dalam masa kepemimpinannya bersama Bupati Paulus Henuk, dimana anggaran tidak sebanding dengan program kerja pemerintah untuk masyarakat Kabupaten Rote Ndao.
“Tantangan utama adalah anggaran, karena seperti yang kita tahu, terjadi efesiensi yang besar, sehingga kami mengalami kendala, dimana anggaran yang ada tidak sebanding dengan apa yang telah kita rencanakan untuk kita melakukan bagi masyarakat,” jelasnya.
Apremoi juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh masyarakat Rote Ndao yang telah mendukung pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam menjalankan semua program kerja.
“Otak masyarakat itu luar biasa, tidak hanya perut yang menjadi perhatian khusus, tetapi isi dompet masyarakat juga menjadi hal yang kami harus melakukan itu,”tutupnya.
Dia berkomitmen untuk terus berjuang, mengirvankab waktu, pikiran bahkan materi untuk membenahi kekurangan yang guna menjngkatkan kesejahteraan masyarakat.
Penulis: Roman Malelak