Polemik seputar pengumpulan dana sebesar lebih dari Rp40 juta yang dilakukan Guntur Bartels atau GB akhirnya menemui titik terang.
Nama yang disebut-sebut sebagai penerima uang tersebut, adalah Ketua Panitia Pameran Pembangunan dan Expo UMKM sekaligus Asisten I Pemkab Rote Ndao, Petson Hangge.
Dia mengaku menerima uang tersebut, namun menegaskan bahwa hal itu bukan pungutan liar, melainkan sumbangan sukarela dari para pemilik stan.
Dalam pertemuan klarifikasi yang digelar, di ruang TBUPP Lantai II Kantor Bupati Rote Ndao, Petson Hangge secara terbuka mengakui telah menerima uang yang dikumpulkan oleh GB. Namun ia meluruskan pemahaman yang berkembang di masyarakat.
“Uang yang kami terima itu bukan pungutan. Itu adalah sumbangan dari para pemilik stan permainan adu ketangkasan dan arisan berhadiah. Saya tidak pernah menunjuk GB sebagai pemungut. Semua pihak yang hadir dalam pertemuanlah yang secara bersama-sama meminta GB mengumpulkan sumbangan tersebut guna mendukung kelancaran kegiatan pameran,” jelas Petson.
Saldo Kas Nol, Sumbangan Penuhi Kebutuhan Dasar
Petson menjelaskan alasan munculnya sumbangan tersebut. Saat itu, saldo kas panitia masih bernilai nol, sementara kebutuhan operasional mendasar seperti pembayaran listrik, air, dan kebutuhan lain di lokasi pameran harus segera dipenuhi. Karena tidak ada anggaran yang tersedia, panitia kemudian meminta dukungan dari para pemilik stan yang bersedia membantu secara sukarela.
“Saldo di kas panitia saat ini masih nol. Karena itu kami meminta dukungan dari stan adu ketangkasan dan arisan berhadiah, dan mereka membantu secara sukarela. Uang tersebut seluruhnya digunakan untuk membiayai kebutuhan dasar penyelenggaraan pameran,” terangnya.
Terkait tuduhan yang menyebutkan bahwa uang Rp40 juta itu dipungut dengan alasan untuk membayar biaya pengamanan kepada kepolisian dan uang rokok kepada wartawan, Petson membantahnya dengan tegas.
“Kami tidak pernah membayar polisi dan wartawan. Tuduhan itu sama sekali tidak benar,” tegas Petson.
Di akhir penjelasannya, Petson dengan rendah hati mengakui bahwa segala keributan dan polemik yang muncul adalah akibat kelalaiannya selaku Ketua Panitia. Ia pun meminta maaf dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali bersatu demi kesuksesan pameran.
“Semua riak yang terjadi dan menimbulkan polemik ini adalah kelalaian saya selaku ketua panitia. Karena itu, saya mengajak kita sekalian: mari kita bersatu untuk menyukseskan Pameran dan Expo UMKM di daerah kita tercinta,” tutup Petson dengan harapan agar suasana kembali kondusif.