“Tuhan, Hadiah Ultahku Ingin Papa Bebas”, Doa Putri Mus Frans Terkabul

Rote Ndao, NTT

Ada doa seorang anak yang begitu polos namun kuat, hingga mampu membelah langit dan mengubah sejarah.

Di hari ulang tahunnya yang istimewa, Beatrix Carvita Claudia Frans, putri tercinta Erasmus Frans Mandato, menerima hadiah paling mahal yang tak ternilai harganya yakni kebebasan ayahnya.

Suasana haru memuncak saat gadis muda ini menceritakan permohonan rahasianya kepada Tuhan selama berbulan-bulan ketika ayahnya digiring ke meja hijau.

“Puji Tuhan Yesus, Hari ini Papa bebas, tepat di hari ulang tahun saya. Itu bukan kebetulan, itu jawaban kasih-Nya,” ucapnya lirih di tengah isak tangis bahagia.

Beatrix mengungkapkan, di tengah gelisah dan rindu yang mendalam, ia pernah memohon dengan sangat kepada Tuhan.

“Tuhan, bolehkah di hari ulang tahun saya… saya minta satu hadiah saja? Bebaskan Papa saya, biarkan dia pulang dan bebas tanpa syarat,” kenang gadis itu dengan suara yang bergetar.

Doa itu terus ia ulangi, malam demi malam, dengan keyakinan murni seorang anak. Hingga akhirnya, ketika tanggal putusan sidang ditetapkan tepat pada 21 April, ia tahu Tuhan sedang mengerjakan sesuatu yang ajaib.

Dan hari ini, palu hakim mengetuk, doa itu menjadi nyata. Ayahnya bebas murni, berdiri tegak di hadapannya sebagai kado ulang tahun yang paling indah.

“Ini semua bukan karena kami hebat, tapi karena Tuhan itu baik. Saya ingin bilang pada dunia, Tuhan itu ADA,” tegasnya penuh sukacita.

“Dia melihat air mata kita, Dia mendengar rintihan hati kita. Dia tidak pernah buta terhadap penderitaan anak-anak-Nya. Doa kita tidak pernah sia-sia,” tambahnya.

Hari ini, di hari ulang tahunnya, Beatrix membuktikan kepada semua orang, bahwa kasih Tuhan itu nyata, dan doa seorang anak adalah kekuatan yang paling dahsyat.

Penulis : Roman Malelak

Editor : Nyongky

Bagikan: