Muscab PKB Rote Ndao Wujud Dukungan Terhadap Pembangunan Daerah, 5 Kandidat Ketua Bersaing

Rote Ndao, NTT

Pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Rote Ndao merupakan wujud nyata dukungan partai terhadap pembangunan daerah. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 25 April 2026, ini resmi menetapkan lima nama bakal calon Ketua DPC untuk periode mendatang.

Pimpinan sidang, Vincent Mone, menyatakan bahwa dirinya dan tim ditunjuk langsung berdasarkan mandat dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB untuk memimpin jalannya musyawarah di daerah tersebut.

“Sesuai mandat yang diberikan oleh DPP, kami ditugaskan untuk memimpin sidang musyawarah cabang PKB Kabupaten Rote Ndao. Meskipun kami pengurus DPW, mandat pelaksanaan ini berasal langsung dari DPP,” ujar Vincent.

Vincent menjelaskan bahwa setelah melalui serangkaian tahapan mulai dari Pleno 1 hingga Pleno 4, panitia akhirnya menetapkan lima nama yang dinilai layak maju. Dari lima nama tersebut, tiga di antaranya merupakan anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao.

“Kami menetapkan bakal calon ketua DPC PKB Kabupaten Rote Ndao ada lima orang. Tiga di antaranya adalah anggota DPRD, yakni Migel Beama, Efendi Muda, dan Melkianus Haning, serta dua tokoh perempuan yakni Ibu Erna dan Ibu Erniyati Adu,” jelasnya.

Memperkuat Peran demi Pembangunan

Vincent menegaskan bahwa Muscab ini menjadi langkah strategis untuk mempersiapkan kepemimpinan partai yang lebih solid. Hal ini dilakukan agar dukungan PKB terhadap program-program pembangunan yang digulirkan pemerintah daerah dapat semakin optimal.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah mempercayakan PKB meraih 3 kursi di DPRD dan menjadi pengusung utama Bupati Paulus Henuk serta Wakil Bupati Apremoi Dudelusy Dethan. Harapannya, PKB semakin maju dan berkembang, bahkan jumlah kursi bisa bertambah pada pemilu 2029 demi memperkuat dukungan terhadap pembangunan di Rote Ndao,” tegasnya.

Terkait proses selanjutnya, Vincent menuturkan bahwa berkas kelima kandidat akan dibawa ke tingkat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB NTT untuk melaksanakan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK).

“Nanti setelah ini kami bawa berkasnya ke DPW, dan DPW akan memanggil kelima bakal calon tersebut untuk mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di tingkat provinsi. Setelah itu, DPW akan mengusulkan nama-nama ini ke DPP untuk mendapatkan pengesahan. Keputusan akhir tetap merupakan hak prerogatif sepenuhnya di tangan DPP PKB,” tambahnya.

Visi Misi Kandidat

Salah satu calon ketua, Melkianus Haning, menyatakan kesiapannya untuk membenahi organisasi jika nanti dipercaya. Ia menargetkan perolehan kursi naik menjadi minimal 4 kursi dengan jumlah suara yang meningkat signifikan.

“Target saya jika terpilih adalah minimal 4 kursi. Dari jumlah suara saat ini sekitar 6.800 lebih, kami targetkan bisa naik menjadi 8.000 hingga 10.000 suara,” ujar Melkianus.

Politisi yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua 1 Garda Bangsa DPW PKB NTT ini memiliki sejumlah program prioritas untuk memajukan partai.

“Langkah pertama yang akan saya lakukan adalah membenahi struktur organisasi berbasis IT dan sistem kaderisasi agar lebih baik. Selama ini, pengurus di tingkat desa, kelurahan, dan kecamatan sudah ada namun belum aktif maksimal, sehingga hal ini perlu diperbaiki. Selain itu, kami juga berencana mewujudkan sekretariat yang permanen karena sampai saat ini belum tersedia,” paparnya.

Sementara itu, bakal calon lainnya, Migel Beama, menekankan pentingnya persatuan demi kemajuan bersama dan dukungan terhadap kepemimpinan nasional.

“Kami ada lima orang yang diusulkan, dan siapapun yang nantinya terpilih, tujuan utama kami sama yaitu PKB harus semakin besar di Rote Ndao. Kami juga menjunjung tinggi hasil pemilihan ketua DPW provinsi NTT, serta tetap mempertahankan dukungan kepada Bapak Muhaimin Iskandar sebagai Ketua Umum dan mengusung beliau untuk RI 1,” pungkas Migel.

Penulis : Roman Malelak

Editor : Redaksi

Bagikan: