Rote Ndao, NTT
Jalanan Kecamatan Rote Selatan berwarna-warni dan bergema irama kebanggaan. Ratusan warga berpadu dalam barisan karnaval budaya, merayakan HUT Kemerdekaan RI ke-81 bukan hanya dengan sukacita kemerdekaan, melainkan juga dengan kemegahan warisan leluhur yang tetap dijaga lurus di hati.
Dari halaman Kantor Camat Rote Selatan, irama Drum Band SMA Negeri 1 Rote Selatan memimpin langkah.
Barisan peserta bergerak anggun melintasi Pasar Oele, menyusuri jalan Desa Daleholu, hingga kembali ke titik awal, membawa pesan bahwa kemerdekaan dan kebudayaan adalah dua sayap yang sama-sama mengangkat derajat negeri.
Seluruh desa di wilayah Kecamatan Rote Selatan tampil dengan penuh kebanggaan. Kain tenun, hiasan tradisional, dan busana adat yang dikenakan bukan sekadar pakaian, melainkan wajah jati diri yang tak pernah luntur oleh waktu.
Di sela arak-arakan, panggung seni menghidupkan kembali tari – tarian khas Rote yang sarat makna, berpadu dengan karya tari kreasi yang tetap memeluk akar budaya.
Di sudut lain, papan catur menanti pertandingan pikiran, dan tawa warga menyatu dalam beragam hiburan yang mengisi hari penuh sukacita.
Camat Rote Selatan, Polce Manafe, menyampaikan makna mendalam di balik kegiatan ini adalah untuk membangkitkan rasa cinta dan rasa memiliki negeri ini.
“Kegiatan ini sengaja kami gelar untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air di kalangan seluruh warga. Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini, telah diperjuangkan oleh para pendahulu dengan keringat, darah, dan air mata,” ujar Polce Manafe.
Oleh karena itu, kata Polce, melalui karnaval budaya ini, pihaknya ingin mengingatkan sekaligus menanamkan semangat, agar pengorbanan para leluhur tidak sia-sia, dan warisan budaya tetap terjaga.
Saat langkah terakhir karnaval sampai di titik pulang, ada pesan yang tersirat, bahwa cinta tanah air tidak hanya diucapkan dalam sumpah, tetapi dibuktikan dengan menjaga warisan yang diperjuangkan dengan segala pengorbanan.
Semangat kemerdekaan yang menyala, berpadu dengan kebanggaan akan buday, adalah cara warga Rote Selatan menghormati jasa para pendahulu, sekaligus mewariskan semangat itu kepada generasi penerus.
Penulis : Roman Malelak