Rote Ndao, NTT
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia memperingati Hari Lahir ke-73 sebagai momentum refleksi perjalanan panjang lembaga penyelenggara pemilu di Indonesia.
Selama lebih dari tujuh dekade, KPU mengemban amanat konstitusi untuk memastikan kedaulatan rakyat diwujudkan melalui pemilu yang jujur, adil, bebas, dan bermartabat.
Dari beranda selatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), KPU Kabupaten Rote Ndao menegaskan siap menjadi bagian dari perjalanan tersebut dengan terus mengawal suara rakyat dan menjaga integritas demokrasi.
Ketua KPU Kabupaten Rote Ndao, Agabus Lau, menyampaikan refleksi mendalam di momentum Hari Lahir ke-73 KPU. Menurutnya, perjalanan KPU bukan sekadar perjalanan waktu, tetapi perjalanan mengemban amanat konstitusi.
“73 tahun perjalanan Komisi Pemilihan Umum (KPU) bukan sekadar perjalanan waktu dan pergantian generasi penyelenggara pemilu. Ini adalah perjalanan panjang sebuah lembaga yang mengemban amanat konstitusi untuk memastikan bahwa kedaulatan rakyat benar-benar diwujudkan melalui proses demokrasi yang jujur, adil, bebas, dan bermartabat,” ujar Agabus Lau.
Agabus Lau juga mengingatkan bahwa jabatan dan periode kepemimpinan akan berganti, namun kepercayaan masyarakat harus tetap dijaga.
“Jabatan akan berakhir, periode kepemimpinan akan berganti, dan generasi penyelenggara akan terus datang silih berganti. Namun, kepercayaan masyarakat terhadap lembaga demokrasi harus tetap kita jaga,” tegasnya.
“Pada akhirnya, sejarah tidak hanya akan mencatat siapa yang pernah menjadi komisioner, siapa yang pernah menjadi ketua, atau siapa yang pernah menduduki jabatan tertentu. Sejarah akan mengingat apakah kita pernah memberikan pengabdian terbaik bagi demokrasi bangsa,” tambah Agabus Lau.
Memasuki usia ke-73, Agabus Lau juga menyampaikan harapannya untuk KPU ke depan.
“Memasuki usia ke-73, harapan kita terhadap KPU ke depan bukan sekadar agar lembaga ini semakin kuat secara kelembagaan, tetapi juga semakin matang dalam menjaga demokrasi dan kepercayaan masyarakat,” ujar Agabus Lau.
Sementara itu, Anggota Komisioner KPU Kabupaten Rote Ndao, Zifyohn D. Sanu, juga mengucapkan Selamat Hari Lahir ke-73 KPU.
“Saya, Zifyohn D. Sanu, Anggota Komisioner KPU Kabupaten Rote Ndao, mengucapkan Selamat Hari Lahir ke-73 Komisi Pemilihan Umum (KPU). Di usia yang ke-73 ini, dari beranda selatan NKRI, kami KPU Kabupaten Rote Ndao siap memperkuat komitmen untuk terus mengawal suara rakyat dan menjaga integritas demokrasi Indonesia dengan penuh integritas, profesionalitas, dan akuntabilitas. KPU Melayani” ujar Zifyohn D. Sanu.
Menurut Zifyohn, Hari Lahir ke-73 KPU bukan sekadar perayaan usia, tetapi momentum penting bagi jajaran KPU Kabupaten Rote Ndao untuk memperkuat soliditas dan merawat integritas.
“Hari Lahir ke-73 KPU adalah momentum bagi jajaran KPU Kabupaten Rote Ndao di beranda selatan NKRI untuk memperkuat soliditas, menjaga komitmen, dan merawat integritas tanpa kompromi demi menyajikan pelayanan pemilu yang berkualitas dan transparan,” tegasnya.
Zifyohn juga menyampaikan sejumlah harapan ke depan bagi penyelenggaraan pemilu di Kabupaten Rote Ndao.
Pertama, seluruh jajaran penyelenggara hingga tingkat KPPS semakin profesional, mandiri, dan berintegritas tinggi.
Kedua, partisipasi masyarakat semakin meningkat dan kesadaran politik masyarakat Rote Ndao terus tumbuh demi terwujudnya kedaulatan rakyat yang substantif.
Ketiga, pemberdayaan teknologi terus diperkuat, yaitu digitalisasi pemilu semakin andal dan mudah diakses hingga ke wilayah kepulauan terluar.
Selain itu, Zifyohn menegaskan KPU Kabupaten Rote Ndao terus meningkatkan sinergi dengan seluruh pihak terkait di Rote Ndao.
“Dan juga kami KPU Kabupaten Rote Ndao terus meningkatkan sinergi dan terus meningkatkan hubungan kerja sama yang harmonis dengan Bawaslu, pemerintah Daerah, Aparat keamanan (TNI, Polri), media dan seluruh stakeholder di Rote Ndao,” tambah Zifyohn.
Dengan komitmen tersebut, KPU Kabupaten Rote Ndao berharap dapat terus hadir sebagai penyelenggara pemilu yang melayani, menjaga kepercayaan publik, dan memastikan setiap suara rakyat di Rote Ndao dihitung dengan jujur dan adil.